Setelah sekian lama bersikap dingin, Iran akhirnya mengakui bahwa mereka telah membuka kontak dengan Amerika Serikat (AS). Namun, kontak ini tidak berarti bahwa Iran dan AS akan segera melakukan negosiasi untuk menghentikan perang.
Latar Belakang
Hubungan antara Iran dan AS memburuk sejak penarikan AS dari Perjanjian Nuklir Iran (JCPOA) pada tahun 2018. Sejak itu, kedua negara terlibat dalam ketegangan yang meningkat, termasuk serangan udara dan serangan siber.
Kontak yang Dibuka
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, kontak yang dibuka dengan AS hanya untuk membahas beberapa isu tertentu, seperti pertukaran tahanan dan pelaksanaan perjanjian yang telah ada sebelumnya. Iran menekankan bahwa kontak ini tidak berarti bahwa mereka akan melakukan negosiasi untuk menghentikan perang atau memulai hubungan diplomatik yang lebih luas dengan AS.
- Kontak yang dibuka dengan AS hanya untuk membahas isu-isu tertentu
- Tidak berarti bahwa Iran dan AS akan melakukan negosiasi untuk menghentikan perang
- Iran tetap bersikap hati-hati dan tidak akan mengorbankan kepentingan nasionalnya
Iran masih bersikap hati-hati dan tidak akan mengorbankan kepentingan nasionalnya dalam kontak dengan AS. Mereka tetap berpegang pada prinsip bahwa kepentingan nasionalnya harus diutamakan dalam setiap keputusan yang diambil.